Tampilkan postingan dengan label Cerita Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

Meja Kayu untuk Ayah


Meja Kayu untuk Ayah

Syahadat on the road - Di sebuah kota kecil, tinggal sebuah keluarga kecil. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu, seorang anak berusia lima tahun bernama Brian dan kakek. Bisa dikatakan, keluarga ini adalah keluarga yang sibuk. Walau begitu, mereka selalu menyempatkan waktu untuk makan malam bersama. Mereka selalu makan di meja yang sama, sama seperti keluarga pada umumnya.

Pada suatu hari, saat usia sang kakek makin menua, pandangannya mulai rabun. Tangannya yang renta mulai goyah saat mengangkat benda.

Rutinitas makan malam yang biasanya lancar dan menyenangkan jadi berantakan karena ulah sang kakek. Beberapa kali dia menumpahkan minuman, sehingga taplak meja menjadi kotor. Belum lagi jika makanan yang dia ambil berceceran di lantai, anak laki-lakinya dan menantu perempuannya jadi kesal karena harus berkali-kali membersihkan meja dan lantai setelah makan malam.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Minggu, 03 Februari 2013

JANGAN MELIHAT DARI SUDUT PANDANG YANG SEMPIT


Syahadat on the road - Suatu hari seorang suami pulang kerja dan mendapati tiga orang anaknya sedang berada di depan rumah. Semuanya bermain lumpur, dan masih memakai pakaian tidur. Berarti semenjak bangun tidur, mereka belum mandi dan belum berganti pakaian

Sang suami melangkah menuju rumah lebih jauh. Ternyata… kotak-kotak bekas bungkus makanan tersebar di mana-mana. Kertas-kertas bungkus dan plastik bertebaran tidak karuan, dan… pintu rumah bagian depan dalam keadaan terbuka.

Begitu ia melewati pintu dan memasuki rumah… masyaAllah… kacau… berantakan. Ada lampu yang pecah, ada sajjadah yang tertempel dengan permen karet di dinding. Televisi dalam keadaan on dan dengan volume maksimal. Boneka bertebaran di mana-mana. Pakaian acak-acakan tidak karuan menyebar ke seluruh penjuru ruangan.





Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Jumat, 04 Januari 2013

Ketika Malaikat Ikut Berperang Bersama Mujahidin Melawan Tentara Bashar Assad

Syahadat on the road - Ada kisah menarik dari relawan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) yang baru saja berkunjung ke Suriah dan melakukan presentasi di gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Selasa (11/12/2012). Abu Yahya, koordinator relawan HASI menceritakan kisah seorang mantan tentara Bashar Assad yang taubat lalu bergabung dengan mujahidin.

Kepada mantan tentara itu, para mujahidin sempat bertanya kenapa para tentara Assad yang berjumlah 1500 personel di Jabal Akhrod tidak berani melakukan serangan kepada mujahidin Suriah yang hanya berjumlah 150 personel, padahal baik secara kekuatan (jumlah) dan persenjataan, mujahidin jauh kalah dari tentara Assad.

Mendengar pertanyaan itu, mantan tentara Bashar Assad ini justru heran dan balik bertanya. “Siapa bilang jumlah kalian sedikit? Kami setiap malam melihat kalian dengan pakaian putih-putih bergerak dari satu lembah ke lembah lain sehingga kami pikir-pikir dulu untuk menyerang,” kenangnya.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Rabu, 02 Januari 2013

Penasihat Bijak

Syahadat on the road - Seorang raja  mempunyai penasehat yg bijak. penasehat ini selalu berkata pada setiap kejadian yg terjadi “ini yang terbaik”.

Suatu hari raja ingin berburu ke hutan. diajaknya si penasehat dan pengawal2nya ikut. mereka masuk jauh ke dalam hutan. hingga suatu ketika, raja melihat seekor rusa. dengan terburu2 raja menyiapkan panahnya. namun, karena tdk hati2, ujung panah yang tajam memotong ujung jari telunjuknya.raja mengerang kesakitan, penasehat dan pengawal pun sibuk menolongnya. sambil menolong raja, si penasehat berkata padanya, “ini yg terbaik”.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Minggu, 30 Desember 2012

Jendela Kotor

Syahadat on the road - Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain. ”Cuciannya kelihatan kurang bersih ya”, kata sang istri. 

”Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar. Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus.” tambah sang istri.

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Jumat, 28 Desember 2012

Mangkuk yang Cantik, Madu dan Sehelai Rambut

Syahadat on the road - Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, Abu Bakar, Umar, dan Utsman datang bertamu ke rumah Ali. Di sana mereka dijamu oleh Fathimah, putri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, sekaligus istri Ali bin Abi Thalib. Fathimah menghidangkan untuk mereka semangkuk madu. Ketika mangkuk itu diletakkan, sehelai rambut jatuh melayang dekat mereka.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam segera meminta para sahabatnya untuk membuat perbandingan terhadap ketiga benda tersebut, yaitu mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Rabu, 26 Desember 2012

Pujian Indah Untuk Allah Ta'ala



Syahadat on the road - Al-Thabrani meriwayatkan, bahwa Nabi saw pernah melewati seorang Arab Badui yang sedang berdoa di dalam salatnya :

Wahai Zat Yang tidak dilihat oleh mata,
tidak dapat dicampuri oleh sangkaan,
tidak dapat disifatkan oleh orang-orang yang menyifatkan,
tidak dapat diubah oleh kejadian,
dan tidak mengkhawatirkan malapetaka.
Dia mengetahui apa yang dikandung oleh gunung,
apa yang ada di dalam lautan,
bilangan tetesan hujan,
bilangan daun pohon,
bilangan yang digelapkan oleh malam,
dan bilangan yang disinari oleh siang.
Tidak tersembunyi dari-Nya langit yang terletak di atas langit,
tidak pula bumi yang terletak di bawah bumi,
tidak pula lautan dan apa yang ada di kedalamannya (dasarnya),
dan tidak pula gunung dan apa yang ada di dalam.
(Ya Allah), jadikanlah sebaik-baik umurku pada akhirnya,
sebaik-baik amalku pada penutupannya,
dan sebaik-baik hariku adalah pada hari aku berjumpa dengan-Mu.

lalu, Rasulullah saw menyuruh seseorang mendatangi orang Arab Badui itu, “Jika dia (orang Arab Badui itu) selesai salat, bawa dia menemuiku!”

Saat itu Rasulullah saw baru saja mendapatkan hadiah berupa emas. Ketika orang Arab Badui itu datang, Rasulullah saw memberikan emas itu kepadanya, lalu beliau berkata kepadanya, “Apakah engkau tahu, mengapa aku memberimu emas?”

Orang Arab Badui itu menjawab, “Karena kekerabatan antara diriku denganmu.”

Rasul yang mulia bersabda, “Sesungguhnya kekerabatan itu memiliki hak. Akan tetapi, aku memberimu emas itu karena pujianmu yang bagus kepada Allah.”




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Yusha Evans : Misionaris yang Masuk Islam Setelah Menantang Khatib

Syahadat on the road - Yusha Evans merupakan seorang misionaris muda yang lahir di South Carolina, Amerika Serikat. Dia dibesarkan oleh kakek (Indian Amerika) dan nenek (Irlandia) nya yang sangat konservatif dan selalu mengajarkannya berdoa sebelum makan, sebelum tidur, tidak boleh menyalakan musik keras-keras, tidak membawa perempuan ke rumah. ‘’Itu yang saya pelajari di sekolah Minggu,’’ ujar Yusha. Masa kecilnya dihabiskan bersama nenek dan kakeknya. Menginjak usia 14 tahun, neneknya mengajak Yusha ke sebuah pelayanan Sabtu yang benar-benar berbeda dengan apa yang dialaminya di sekolah Minggu.

Di sana mereka bermain bola, voli, basket. Di pelayanan Sabtu, Yusha juga menemukan banyak makanan, kue, dan permen. Di akhir pertemuan, pastor yang memimpin acara itu mulai memberikan pengajaran tentang agama. Ia sangat menyukainya, karena tempat itu seperti sekolah normal.

Ketika berumur 15 tahun, nenek Yusha meminta pastur muda yang biasa melayaninya di gereja untuk mengantarkan cucu kesayangannya itu ke sekolah. Yusha belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), sehingga belum boleh mengendarai mobil sendirian. Pastur yang usianya tiga tahun lebih tua dari Yusha itu menjadi teman baiknya.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Badui yang terburu-buru

Syahadat on the road - Cerita hikmah yang juga jenaka. Alkisah di sebuah daerah arab, tinggalah seorang arab Badui. Suatu saat, ketika sholat subuh, si Arab Badui ini datang dengan terburu-buru. Dengan kondisi seperti itu ia ikut sholat berjamaah. Ketika sholat, Sang Imam membaca surat Al-Baqarah (sapi betina). Panjang ayat yang dibaca, sehingga selepas sholat subuh berjamaan si Arab Badui tadi tak dapat memenuhi keperluannya. Si Arab Badui pun sedikit kesal dalam hatinya.

Esoknya (saat subuh tiba), dengan keperluan yang sama, ia mendatangi masjid untuk sholat subuh berjamaah kembali. Dengan antisipasi agar tidak tertinggal akan keperluannya, sebelum sholat ia bertanya kepada Sang Imam.

Badui : Wahai Imam, surat apakah yang akan kau baca ketika shalat subuh nanti?

Imam : Aku akan membaca surat Al-Fill (Gajah)

.... si Arab Badui tadi langsung meninggalkan masjid seraya berkata, "Ini pasti lebih lama lagi! Bukankah al-Fill (gajah) lebih besar dari al-Baqarah (sapi)"..




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Si Beruang dan Sang Syeh

Syahadat on the road - Pernah mendengar cerita tentang Si Beruang dan Sang Syeh?

Ceritanya, pada suatu hari ada seekor beruang besar yang sedang terluka kakinya. Cukup parah nampaknya. Tak diceritakan entah apa penyebab luka di kaki Si Beruang itu. Pada saat bersamaan, ada seorang Syeh sedang melakukan perjalanan jauh demi mencari ilmu. Di tengah jalan, Sang Syeh menemukan Si Beruang terkapar tak berdaya dengan lukannya. Hati Syeh yang mulia langsung merangsang otaknya berpikir menolong Si Beruang, tak takut pada tubuh beruang yang sangat besar, yang bisa saja melukainya. Lalu otak pun langsung menggerakkan organ motorik Sang Syeh melakukan pertolongan dan pengobatan pada Si Beruang. Ya begitulah, hati yang baik akan menimbulkan pemikiran dan aksi yang baik pula. Tidak perlu banyak amm emm amm emm untuk sebuah panggilan kebaikan.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^