Tampilkan postingan dengan label tokoh fenomenal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh fenomenal. Tampilkan semua postingan
Jumat, 12 Juli 2013
Pejuang-Pejuang Al-Haq yang Berakhir Tragis
By: Nandang Burhanudin
Syahadat On The Road - Sejarah yang terus berulang. Perguluman Al-Haq dan Al-Bathil, tak pernah berhenti dan tak berganti. Yang berubah hanya pelaku. Substansi sama.
Tak satu pun pemimpin Muslim yang berhasil menjadi top leader di suatu negara, lalu ia berusaha melakukan reformasi sejati dan perbaikan substansial, melainkan ia akan dihadapkan pada Kudeta-Penjara-hingga pembunuhan.
Sejarah telah mencatat nama-nama yang hingga kini melegenda:
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Jumat, 04 Januari 2013
Imam Ja’far Ash Shadiq, Tokoh Ahlus Sunnah yang Direkayasa Syi’ah
Syahadat on the road - Semenjak dahulu Syi`ah mengklaim bahwa mereka mengikuti manhaj dan langkah
Ja`far Ash Shadiq. Madzhab mereka dalam bidang fikih adalah
ucapan-ucapan dan pendapat-pendapatnya. Karena mereka menamakan dirinya
sebagai Ja`fariyun, padahal Ja`far berlepas diri dari mereka dan
orang-orang seperti mereka. Mereka tidak berada di atas manhaj dan
langkah-langkahnya dan dia bukanlah pemilik manhaj dan langkah-langkah
yang diklaim tersebut.
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Jumat, 28 Desember 2012
Kepahlawanan Al-Barra’ bin Malik ra
“Jangan mengangkat al-Barra’ sebagai panglima tentara kaum muslimin, karena dikhawatirkan dia akan mencelakakan bala tentaranya karena keberaniannya.” (Umar bin al-Khatthab)
Syahadat on the road - Seorang laki-laki dengan rambut kusut, badan berdebu, berperawakan
kurus, tulang tubuhnya berbalur daging tipis, mata para pemandangnya
melihat kepadanya dengan sulit, kemudian langsung berpaling darinya.
Sekalipun demikian, laki-laki ini pernah membunuh seratus orang
musyrik sendirian duel di medan laga satu lawan satu, jumlah ini belum
termasuk orang-orang yang dia habisi di medan perang.
Dia adalah laki-laki pemberani, bernyali besar dan bertekad baja, di mana al-Faruq menulis kepada para gubernurnya di seluruh wilayah kekuasaannya, “Jangan menyerahkan pasukan kaum muslimin kepadanya, aku khawatir dia akan mencelakakan mereka karena keberaniannya.”
Dia adalah laki-laki pemberani, bernyali besar dan bertekad baja, di mana al-Faruq menulis kepada para gubernurnya di seluruh wilayah kekuasaannya, “Jangan menyerahkan pasukan kaum muslimin kepadanya, aku khawatir dia akan mencelakakan mereka karena keberaniannya.”
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Selasa, 18 Desember 2012
Download ceramah Buya Hamka
Syahadat on the road - Prof.
Dr.
Haji
Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan julukan Hamka,
yakni singkatan namanya, (lahir di Maninjau, Tanjung Raya, Kabupaten
Agam, Sumatera Barat, 17 Februari
1908 – meninggal
di Jakarta,
24 Juli
1981 pada umur 73 tahun) adalah
sastrawan
Indonesia,
sekaligus ulama,
ahli filsafat, dan aktivis politik. Ia baru dinyatakan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia setelah
dikeluarkannya Keppres No. 113/TK/Tahun 2011 pada tanggal 9 November
2011.
Hamka merupakan salah satu orang Indonesia yang
paling banyak menulis dan menerbitkan buku. Oleh karenanya ia dijuluki sebagai Hamzah
Fansuri di era modern. Belakangan ia diberikan sebutan Buya,
yaitu panggilan untuk orang Minangkabau yang berasal dari kata abi
atau abuya dalam bahasa Arab yang berarti ayahku atau
seseorang yang dihormati.Ayahnya adalah Haji Abdul Karim bin Amrullah, pendiri Sumatera
Thawalib di Padang Panjang. Sementara ibunya adalah Siti
Shafiyah Tanjung. Dalam silsilah Minangkabau, ia berasal dari suku Tanjung,
sebagaimana suku ibunya.
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Jumat, 12 Oktober 2012
Dr. Yusuf al-Qaradhawi : Sejarah Hidup dan Pemikiran
Syahadat on the road - Dr Yusuf al-Qardhawi seorang tokoh ulama yang terkenal dalam abad ini. Beliau merupakan seorang pemikir, sarjana dan intelek komtemporori yang tidak asing lagi di dunia Islam. Beliau dilahirkan di desa Shafat al-Turab, Mahallah al-Kubra Negeri Gharbiah, Mesir pada 9 September 1926 bersamaan 1344H.
Nama penuhnya ialah Yusuf bin Abdullah bin Ali bin Yusuf. Al-Qaradhawi merupakan nama kelurganya. Nama ini diambil dari sebuah daerah yang bernama al-qardhah. Dan dinisbahkan kepada keturunannya. Di kampungnya ini terletaknya makam sahabat nabi yang meninggal di Mesir iaitu Abdullah bin Harith bin Juz al-Zubaidi. Di kampung inilah beliau tinggal sehingga wafat pada tahun 86H. Sehingga kini makamnya sangat dimuliakan dan para penduduk kampung amat berbangga dengannya.Perkara ini telah dinyatakan oleh pengkaji sejarah seperti Ibn Hajar ketika menceritakan kisah sahabat ini.
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Ustadz Rahmat Abdullah
Syahadat on the road - Rahmat Abdullah, yang seringkali dipanggil Bang Mamak oleh warga Kampung Kuningan ini juga dikenal dengan panggilan syeikh tarbiyah oleh jam’ahnya lahir di Jakarta 3 Juli 1953. Meskipun lahir dari pasangan asli Betawi, namun ia selalu menghindari sebutan Betawi yang dianggapnya berbau kolonial Belanda. Ia lebih bangga dengan menyebut Jayakarta,
karena baginya itulah nama yang diberikan Pangeran Fatahillah kepada
tanah kelahirannya.
Sebuah sikap yang tak lain lahir dari semangat anti kolonialisme dan imperialisme, serta kebanggaan (izzah) terhadap warisan perjuangan Islam. Pada usia 11 tahun, Rahmat kecil harus menapaki hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia telah menjadi seorang anak yatim. Sang ayah hanya mewariskan pada dirinya usaha percetakan-sablon, yang ia kelola bersama sang kakak dan adik untuk menutupi segala biaya dan beban hidup yang mesti ditanggungnya.
Sebuah sikap yang tak lain lahir dari semangat anti kolonialisme dan imperialisme, serta kebanggaan (izzah) terhadap warisan perjuangan Islam. Pada usia 11 tahun, Rahmat kecil harus menapaki hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia telah menjadi seorang anak yatim. Sang ayah hanya mewariskan pada dirinya usaha percetakan-sablon, yang ia kelola bersama sang kakak dan adik untuk menutupi segala biaya dan beban hidup yang mesti ditanggungnya.
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Sayyid Qutbh (Ulama yang Revolusioner)
Biografi Sayyid Quthb dari Google Biografi
Sayyid Quthb dilahirkan pada tanggal 9 Oktober 1906 M. di kota Asyut, salah satu daerah di Mesir. Dia merupakan anak tertua dari lima bersaudara, dua laki-laki dan tiga perempuan. Ayahnya bernama al-Haj Qutb Ibrahim, ia termasuk anggota Partai Nasionalis Musthafa Kamil sekaligus pengelola majalah al-Liwâ`, salah satu majalah yang berkembang pada saat itu.
Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^
Langganan:
Postingan (Atom)





