Selasa, 16 Oktober 2012

Jenis - jenis Kepribadian



oleh: Muh. Nurfadli
 
Syahadat on the road - Adakalanya kita sebagai manusia merasa risih dengan apa yang dilakukan oleh orang lain. Khususnya tentang tindakan yang sudah menjadi kebiasaan orang lain tersebut. Sehingga muncul dua persepsi yang berbeda. Masing-masing memandang benar perbuatannya, dan masing-masing memandang perbuatan orang lain tidak pas untuk dirinya. Bila hal ini tidak diperbaiki, maka akan timbul sebuah konflik. Konflik antar individu yang mengakibatkan permusuhan dan pecahnya perkawanan.





Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Minggu, 14 Oktober 2012

Pelajar Dan Masa Depan Bangsa




oleh: Muh. Nurfadli

Syahadat on the road - Pada setiap perubahan sebuah bangsa berawal dari pemudanya. Sedemikian signifikan peran pemuda dalam mewujudkan bangsa yang madani, Hasan Al Banna seorang ulama pergerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir mengatakan, “Oleh karena itu, sejak dulu hingga sekarang pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya”. Allah SWT berfirman tentang pemuda Al-Kahfi yang mempunyai tekad kuat dalam melakukan perbaikan, “Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk” (Al-Kahfi : 13). Demikianlah, sejarah banyak mencatat peran pemuda dalam setiap kegemilangannya.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Jumat, 12 Oktober 2012

Masjidil Aqsa Terancam Dibagi Antara Muslim dan Yahudi


Syahadat on the road - Yayasan Wakaf Al-Aqsha dikutip Palestine Information Centre (PIC) mengingatkan adanya eskalasi yang dilakukan pihak Zionis-Israel untuk membagi Masjidil Aqsha antara kaum Muslimin dan pemukim Yahudi.
Seperti diketahui, tidak kurang 1300 pemukim Yahudi telah mengotori dan menyerbu Masjidil Aqsha selama 30 hari belakangan ini. Menurut yayasan Al-Aqsha,  meningkatnya jumlah serbuan dan gerombolan Yahudi ke Masjidil Aqsha merupakan langkah cepat Israel merealisir pembagian Al-Aqsha secara waktu dan tempat.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Dr. Yusuf al-Qaradhawi : Sejarah Hidup dan Pemikiran


Syahadat on the road - Dr Yusuf al-Qardhawi seorang tokoh ulama yang terkenal dalam abad ini. Beliau merupakan seorang pemikir, sarjana dan intelek komtemporori yang tidak asing lagi di dunia Islam. Beliau dilahirkan di desa Shafat al-Turab, Mahallah al-Kubra Negeri Gharbiah, Mesir pada 9 September 1926 bersamaan 1344H.

Nama penuhnya ialah Yusuf bin Abdullah bin Ali bin Yusuf. Al-Qaradhawi merupakan nama kelurganya. Nama ini diambil dari sebuah daerah yang bernama al-qardhah. Dan dinisbahkan kepada keturunannya. Di kampungnya ini terletaknya makam sahabat nabi yang meninggal di Mesir iaitu Abdullah bin Harith bin Juz al-Zubaidi. Di kampung inilah beliau tinggal sehingga wafat pada tahun 86H. Sehingga kini makamnya sangat dimuliakan dan para penduduk kampung amat berbangga dengannya.Perkara ini telah dinyatakan oleh pengkaji sejarah seperti Ibn Hajar ketika menceritakan kisah sahabat ini.





Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Ustadz Rahmat Abdullah

Syahadat on the road - Rahmat Abdullah, yang seringkali dipanggil Bang Mamak oleh warga Kampung Kuningan ini juga dikenal dengan panggilan syeikh tarbiyah oleh jam’ahnya lahir di Jakarta 3 Juli 1953. Meskipun lahir dari pasangan asli Betawi, namun ia selalu menghindari sebutan Betawi yang dianggapnya berbau kolonial Belanda. Ia lebih bangga dengan menyebut Jayakarta, karena baginya itulah nama yang diberikan Pangeran Fatahillah kepada tanah kelahirannya.

Sebuah sikap yang tak lain lahir dari semangat anti kolonialisme dan imperialisme, serta kebanggaan (izzah) terhadap warisan perjuangan Islam. Pada usia 11 tahun, Rahmat kecil harus menapaki hidupnya tanpa asuhan sang ayah, karena saat itu ia telah menjadi seorang anak yatim. Sang ayah hanya mewariskan pada dirinya usaha percetakan-sablon, yang ia kelola bersama sang kakak dan adik untuk menutupi segala biaya dan beban hidup yang mesti ditanggungnya.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Sayyid Qutbh (Ulama yang Revolusioner)

Syahadat on the road - Sayyid Quthb adalah seorang ilmuwan, sastrawan, ahli tafsir sekaligus pemikir dari Mesir. Ia banyak menulis dalam berbagai bidang. Ia mempunyai nama lengkap Sayyid Qutb Ibrahim Husain Syadzili. Ia lahir di daerah Asyut, Mesir tahun 1906, di sebuah desa dengan tradisi agama yang kental. Dengan tradisi yang seperti itu,maka tak heran jika Qutb kecil menjadi seorang anak yang pandai dalam ilmu agama. Tak hanya itu, saat usianya masih belia, ia sudah hafal Qur’an. Bakat dan kepandaian menyerap ilmu yang besar itu tak disia-siakan terutama oleh kedua orang tua Qutb. Selama hidupnya selain aktif menulis, ia juga aktif dalam gerakan Islam yang dipimpin oleh Hasan Al-Banna. 

Biografi Sayyid Quthb dari Google Biografi
Sayyid Quthb dilahirkan pada tanggal 9 Oktober 1906 M. di kota Asyut, salah satu daerah di Mesir. Dia merupakan anak tertua dari lima bersaudara, dua laki-laki dan tiga perempuan. Ayahnya bernama al-Haj Qutb Ibrahim, ia termasuk anggota Partai Nasionalis Musthafa Kamil sekaligus pengelola majalah al-Liwâ`, salah satu majalah yang berkembang pada saat itu.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Fi Dzilalil Qur'an : Seburuk-Buruk Makluk Dalam Pandangan Allah


"Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling daripada-Nya, sedang kamu mendengar (perintah-perintah-Nya), dan janganlah kamu menjadi sebagai orang-orang (munafik) yang berkata: "Kami mendengarkan, padahal mereka tidak mendengarkan." Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apa pun. Kalau kiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar. Dan jika Allah menjadikan mereka dapat mendengar, niscaya mereka pasti berpaling juga, sedang mereka memalingkan diri (dari apa yang mereka dengar itu)." (QS. Al-Anfaal [8] : 20-23)

Syahadat on the road - Orang-orang beriman diseru kembali untuk taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Diingatkannya mereka agar jangan berpaling dari-Nya dan jangan menyerupai orang-orang yang mendengar ayat-ayat Allah ketika dibacakan kepada mereka, tetapi seakan-akan mereka tidak mendengarkannya.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^