Selasa, 20 November 2012

Ahdaful Musyarokah


Syahadat on the road - Sejak awal, musyarokah kita—keterlibatan kita dalam pemerintahan—sama sekali bukan ditujukan untuk kemenangan zhahir saja yang cenderung diisi dengan al-kibr dan al-kibriya’, merasa besar dan sombong.

Kita bermusyarokah untuk mencapai kemenangan sejati, yang didefinisikan oleh Imam Ahmad ibnu Hanbal:

ما لازم الحق قلوبنا

Kemenangan sejati yang paling mendasar dan substansial adalah jika kebenaran tetap bersemayam di hati kita. Tidak terkontaminasi oleh racun-racun kehidupan, tidak tergoda oleh iming-iming apapun bentuknya, yang membuat hati kita diisi oleh nilai-nilai lain selain nilai kebenaran yang bersumber dari Allah SWT.

Kemenangan sejati juga adalah jika kita berhasil menegakkan kedaulatan Allah di dalam diri kita. Berhasil menegakkan kedaulatan Allah di dalam keluarga kita. Berhasil menegakkan kedaulatan Allah di rumah kita, di bangsa kita dan di negeri kita. Sehingga orientasi hidup bangsa kita adalah mardhotllah, ridho Allah semata.

Oleh karena itu pertama-tama yang harus kita pastikan adalah ahdaful musyarokah (tujuan-tujuan musyarokah) kita. Jangan sampai berpesong sedikitpun.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Kamis, 15 November 2012

Pengertian Syahadat

Syahadat on the road - Syahadat adalah bagian yang fundamen atau fondasi utama dalam aqidah seorang muslim, dan karena syahadat ini memiliki nilai-nilai dan pengaruh yang besar dalam kehidupan serta pentingnya aqidah yang jelas dalam akal dan hati sehingga dapat melakukan ibadah kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Oleh karena itu merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk mengenal lebih dalam makna syahadat serta rukun-rukun dan syarat-syaratnya.

Salah satu definisi Shadat yaitu:
1 Persaksian;
Isl persaksian dan pengakuan (ikrar) yg benar, diikrarkan dengan lisan dan dibenarkan dengan hati bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah;  Makna syahadat ‘La Ilaaha Illallaah’ ( لا إله إلا الله ) adalah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah kecuali Allah SWT.

Kalimat ( لا إله إلا الله ) di dalam syahadat yang berarti ‘tidak ada tuhan’ merupakan bentuk nafyun atau peniadaan dan pengingkaran bagi seluruh sesembahan selain Allah. Sedangkan kalimat ( إلا الله ) yang berarti ‘kecuali Alla’ merupakan bentuk penetapan ibadah bagi Allah semata, tidak ada sekutu baginya dalam ibadah, sebagaimana juga tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaanNya. 




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Hancurlah Zionis Israel..!!!!

Syahadat on the road - kejadian yang menimpa petinggi brigade Izzudin al Qossam sayap militer Hamas, Asy-Syahid (insya Allah) Ahmad Al-Jabari membuat kita semakin geram dengan tindakan zionist Israel. Mereka dengan pengecutnya melancarkan operasi biadab tersebut. Bahkan mereka telah membuka pintu neraka bagi diri mereka sendiri dengan melakukan operasi tersebut. Palestina kini diliputi keduakaan, dan juga rasa marah yang tak terkira atas kejahatan Zionis Israel ini. Hancurlah Zionist, Hancurlah Zionist, Hancurlah Zionist.

Kunyanyikan nasyid "Sanakhudu" ini, seraya mengharap kehancuran segerombolan manusia paling licik dan keji di dunia saat ini (Zionist Israel).




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Rabu, 14 November 2012

Jangan Su'udzon

oleh: Muhammad Nurfadli
 
Syahadat on the road - Jangan su'udzon terhadap siapapun. Su'udzon itu dapat menyebabkan hati menjadi keras bahwan bisa mati. Lewat su'udzon kita membuka diri untuk menelusuri sesuatu yang bukan hak kita untuk ditelusuri. Kita akan dengan nikmat berselancar dalam sangkaan nafsu kita terhadap kesalahan orang lain, yang itu belum tentu ada dalam dirinya. Kita terperangkap dalam kurungan nafsu kita yang terus memerintah kita untuk mencari cari kesalahan dan menghubung-hubungkannya agar terlihat logis. Peluang su'udzon bila terus dioptimalkan akan menjadi fitnah bagi saudara kita. Dan fitnah merupakan hal yang Allah benci.

dalam firman Allah "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang." (al Hujurat :12)

Maka jadilah orang yang pertama dalam meninggalkan kebiasaan su'udzon. Dan jadilah orang pertamana yang mengedepankan etika Husnudzon kepada saudara kita. [mnf]




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Selasa, 13 November 2012

Nasyid Perjuangan: Ghuroba'




Syahadat on the road - Nasyid ini dikarang oleh Syaikh Sa'ad Ghomidi, Dengan nasyid ini bisa membangkitkan generasi ghuroba (terasing) terbaik dengan jiwa ruh islam sesuai dengan sabda Rosulullah.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :
بدأ اﻹسلام غريبا وسيعود غريبا كما بدأ فطوبى للغرباء

Bersabda Rasulullah SAW;
"Islam itu bermula dari asing, dan akan kembali asing seperti mulanya, Maka beruntunglah orang-orang yang asing."




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Senin, 12 November 2012

5 Pengetahuan dasar survival


Syahadat on the road - Dalam perjalanan ke alam bebas, kita harus memiliki bekal yang cukup. Bila tak ada bekal maka perjalanan kita menjadi perjalanan yang membawa diri kita kepada kebinasaan. adapun bekal yang dimaksud adalah meliputi tiga aspek: Bekal fisik, Bekal Pengetahuan, dan Bekal Ruhani/Mental. Adapun pada artikel di bawah ini kita akan menjabarkan bekal yang ke dua, yakni Bekal Pengetahuan.

Setidaknya setiap yang merasa suka untuk berpetualang bebas harus memiliki pengetahuan tentang survival. Karena terkadang situasi di lapangan tidak selalu sesuai dengan kehendak kita, sehingga kita harus berimprovisasi dalam memenuhi kebutuhan kita. Keadaan seringkali menjadi sangat ekstrim untuk kita lalui, tak terduga, dan butuh persiapan cepat. Untuk itulah kita harus mengerti modal-modal pengetahuan ketika kita ingin berpetuangan di alam bebas. Bekal Pengetahuan ini merupakan 5 teknik dasar survival. 5 teknik dasar survival ini melingkupi:




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^

Sabtu, 10 November 2012

Nasehat Ibnu Mas'ud r.a.

Syahadat on the road - Dari Ibnu Mas’ud radliyallaahu ’anhu bahwasannya ia pernah berkata suatu saat ketika sedang duduk:

”Sesungguhnya kalian berada di tengah perjalanan malam dan siang, dalam ajal/usia yang selalu berkurang, dalam amal-amal yang selalu dalam penjagaan (Allah).

Sedangkan maut senantiasa datang dengan tiba-tiba.


Barangsiapa yang menanam kebaikan, niscaya ia akan menuai kebahagiaan.

Dan barangsiapa yang menanam kejelekan, niscaya ia akan menuai penyesalan.

Setiap orang yang menanam akan menuai hasil sebagaimana yang ia tanam.




Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^