Jumat, 09 November 2012

Dewasalah

oleh: Muh. Nurfadli

Syahadat on the road - Situasi di lingkungan kita semakin hari, semakin tidak terkendali. Keadaan seolah berjalan dengan sendirinya dan mengiyakan sebuah hukum primitif yang dulu pernah berlaku yakni "Hukum Rimba". Yang kuat dia yang menang, yang banyak dia yang menguasai. Setiap masalah yang ada selalu diselesaikan dengan kekerasan dan cara emosional. Penyelesaian masalah tak lagi memperhatikan rasa kemanusiaan. Padahal kita semua tahu, bahwa kita harus Dewasa dalam menyelesaikan sebuah permasalahan atau konflik. Tapi sepertinya dewasa yang di terima adalah dewasa dengan arti "kalo lu tantang, lu buat salah, siap2 lu dapet akibatnya".. Waw, Subhanallah (Maha Suci Allah..atas semua kesalahan).

Situasi ini mengisaratkan kepada kita untuk terus waspada dengan kondisi sekitar. kita harus bisa memperhatikan lingkungan sekitar kita, bagaimanakah perkembangan masyarakat yang terjadi. Apakah semakin banyak warga yang mudah terprovokasi dengan dalih SARA??. Selaku elemen masyarakat kita wajib membenahi masyarakat menuju masyarakat madani, masyarakat yang mengedepankan kedewasaan dalam berfikir, dan menjunjung tinggi komitmen terhadap aqidah yang dipegangnya.


Jangan sampai keberadaan kita dalam masyarakat menjadi seonggok kayu lapuk yang tak berguna. Jadilah pondasi perekat kesatuan elemen masyarakat. JANGAN MUDAH TERPROVOKASI, JANGAN MUDAH EMOSI, dan JANGAN MUDAH MERASA MENANG SENDIRI.

Tetap SETIA dalam berbakti pada bangsa, Selalu TANGGAP dalam setiap peristiwa yang terjadi, dan Senantiasa WASPADA dengan kondisi yang ada.

#untuk Lampungku Syurgaku. dan Daerah Lain dalam naungan ibu pertiwi. [mnf]



Jangan Lupa Komennya ya..!!! ^^